iklan

✔ 10 Tips Membeli Smartphone Android Second Berkualitas


Smartphone android telah menjadi kebutuhan masyarakat kini ini. Tidak hanya mereka yang bekerja dikantoran saja yang memakai smartphone android, tapi mahasiswa, pelajar,sampai ibu-ibu dipasar juga memakai android.

Setiap peluncuran produk smartphone android gres terutama merek merek populer menyerupai Samsung selalu menyedot banyak perhatian media masa sehingga menarik minat masyarakat untuk membeli meskipun terkadang harganya terlampau mahal.

Tetapi tidak semua orang punya uang lebih untuk membeli hape baru, sehingga pilihan yang paling pas yaitu dengan membeli smartphone bekas.

Masalahnya

Membeli smarpthone android bekas lebih rumit dibandingkan membeli hape baru.

Kita dituntut lebih teliti dan mengerti penggalan mana saja dari hape yang perlu kita periksa.

Tujuannya tidak lain supaya kita mendapatkan barang yang berkualitas, jangan hingga kita beli smartphone yang gres dua hari dipakai pribadi rusak.

Oleh lantaran itu, pada kesempatan kali ini mimin akan memperlihatkan Tips Membeli Smartphone Android Bekas.

Tapi bukan sembarang BEKAS, HARUS BERKUALITAS

Dalam panduan ini, akan saya jelaskan penggalan Hape mana saja yang harus anda perhatikan kondisinya.

Agar Apa..?

Supaya tidak rugi dan abadi digunkan bertahun tahun...

Oke pribadi saja kepenjelasannya..cekidot.

1. Cek Harga Pasaran

Sebelum anda membeli smartphone bekas, langkah pertama yang harus anda lakukan yaitu mengecek harga pasaran brand dan tipe smartphone yang menjadi incaran anda.

Memang sih tidak ada patokan harga yang niscaya untuk barang second.

Tetapi dengan mengetahui harga pasaran, anda sudah sanggup mengira-ngira berapa dana yang harus disiapkan.

Untuk mencari dan mengetahui harga pasaran hape second, mimin biasanya sanggup informasi di lembaga jual beli facebook area daerah tinggal mimin.

Darisana mimin sanggup menerima citra berapa harga yang pantas untuk smartphone yang mimin inginkan, sekaligus mengetahui kontak penjual yang sanggup dihubungi apabila ada barang yang mimin minati.

Mengapat tidak beli Smartphone Android bekas secara online min...?

Mimin tidak berani mengambil resiko beli barang second secara online, lantaran susah nanti kalau barang yang dibeli ternyata kualitasnya jelek, komplainnya kemana cobak.

2. Periksa Kondisi fisik (Body)

Sudah ketemu barang incaran beserta harga pasaran, selanjutnya yaitu anda menciptakan kesepakatan untuk bertransaksi.

Yang pertama kali mimin periksa yaitu tampilan fisik (body) smartphone.

Karena dengan melihat kondisi fisiknya saja kita sanggup tahu bagaimana si pemilik sebelumnya memperlakukan hapenya.

Kalau kondisi hape yang ditawarkan mempunyai banyak lecet dimana mana sebaiknya urungkan niat anda untuk membelinya.

Atau jadikan alasan anda untuk menurunkan harga apabila anda sudah terlanjur kebelet ingin mempunyai smartphone tersebut.

Mimin sih biasanya mencari hape yang pemilik sebelumnya cewek.

Karena berdasarkan mimin cewek biasanya lebih rajin merawat barang-barangnya (Smartphone maksud mimin).

3. Tanyakan dan Periksa kelengkapan

Tahap selanjutnya sebelum tetapkan deal yaitu menanyakan kelengkapan hape menyerupai Charger Asli dan Headset.

Bila perlu hingga kotak-kotanya sekalian.

Kalau ternyata nih, smartphone yang mau dijual chargernya sudah KW, sebaiknya urungkan saja atau menyerupai tadi jadikan alasan untuk menurunkan harga.

4. Cek Sistem dan Pastikan Menggunakan Stock ROM

Selanjutnya coba hidupkan hape android yang ditawarkan, apakah tidak mengalami duduk masalah ketika booting.

Yang tidak kalah penting pastikan sistem operasi yang dipakai masih Standard bukan OS Custom menyerupai Cyanogen, Leneage OS dll.

Mengapa..?

Karena smartphone yang menjalankan sistem operasi Custom biasanya pemilik sebelumnya  itu seorang Opreker Android yang suka gonta ganti ROM menyerupai Mimin.

Yang namanya ngoprek android kalau sudah jadi hoby itu menyerupai candu (Cieee).

Setiap ada Custom ROM gres niscaya ingin mencoba.

Mimin malah pernah dalam satu ahad Flash Smarphone android hingga 3 kali...sekali lagi....tiga kali.

Smartphone yang sering diflash akan mengalami kerusakan pada penggalan EEMC.

EEMC ini yaitu penggalan penyimpanan  sistem yang kalau rusak sulit untuk diperbaiki.

Biasanya harus diganti.

Oleh lantaran sebaiknya abaikan saja smartphone yang memakai custom ROOM.

5. Periksa LCD

Bagian smartphone yang perlu dicek selanjutnya yaitu LCD (layar).

Pada ketika kondisi mati kita tidak sanggup memastikan bagaimana kondisi layar, untuk itu hape wajib dihidupkan.

Seandainya sehabis dihidupkan layar mempunyai bintik hitam yang tidak sanggup dibersihkan, sebaiknya urungkan saja niat anda untuk membeli hape tersebut.

Bintik hitam pada layar (baik kecil apalagi besar ) menandakankan kerusakan pada LCD smartphone yang disebakan oleh benturan.

Kalau untuk urusan ini sebaiknya diabaikan saja barangnya, lantaran biaya ganti LCD  tidak mengecewakan mahal.

6. Test Kamera

Yang penting untuk anda periksa selanjutnya yaitu penggalan kamera, baik itu depan dan belakang.

Pastikan kamera depan dan belakang masih berfungsi dan tidak lecet pada penggalan lensa.

Lecet pada penggalan lensa menyebakan gambar hasil jepretan menjadi buram.

7. Test Mic dan Speaker

Mic pada smartphone berfungsi biar lawan bicara kita mendengar kata yang kita ucapkan,sedangkan speaker berfungsi untuk mengeluarkan bunyi dari lawan bicara.

Lakukan test panggilan biar anda tidak membeli smartphobne TULI atau BISU.

Tuli artinya anda tidak mendengar bunyi lawan bicara.

Bisu artinya alawan bicara tidak mendegar bunyi anda.


8. Cek Fungsi Tombol

Pergantian LCD pada smartphone android biasanya membawa satu duduk masalah yaitu tombol Home dan Back (Recent Apps) menjadi kurang sensitif.

Ini disebabkan oleh pergantian LCD memakai suku cadang dengan kualitas rendah, atau kerusakan lain yang lebih parah.

Smartphone android dengan kondisi ini wajib anda abaikan lantaran hanya akan menyusahkan anda saja kelak

9. Test dayan tahan baterai

Jalankan test pengisian daya dengan Charger smartphone dan pastikan pula daya baterai terisi dengan normal.

Apabila daya tidak terisi (tidak mau dicharge) kemungkinan terjadi kerusakan pada Portnya.

Pengalaman mimin harga perbaikan Port untuk charger tidak terlalu mahal

Tapi kondisi itu tidak harus anda jadikan alasan untuk mendapatkan smartphone dengan kondisi yang demikian.

Cek juga penggunaan daya baterai dalam waktu setidaknya15 menit.

Apabila daya yang terpakai terlihat tidak normal, patut anda tanyakan kepada penjual.

10. Garansi

Yang terahir yaitu pastikan ada garansi dari pihak penjual bahwa smartphone android yang anda beli tidak akan rusak dalam waktu bersahabat (tentunya dengan penggunaan normal).

Masa berlaku garansi smartphone bekas tidak sanggup disamakan dengan barang gres yang garansinya hingga setahun.

1 ahad penggunaan sudah cukup membuktikan kalau hape yang anda beli dalam kondisi yang bagus.

Akan lebih baik lagi, kalau smartphone yang akan anda beli umurnya belum setahun sehingga masa berlaku garansi toko masih ada.

Seandainya suatu ketika ada kerusakan pada hape, anda masih sanggup melaksanakan perbaikan secara gratis diservice resmi.

Penutup
Sebagai epilog mimin hanya ingin menambahkan kalau dalam membeli smartphone android bekas dihentikan buru-buru.

Lakukan test menyerupai yang telah mimin jelaskan dan jangan pernah aib untuk bertanya kepada penjual.

Saran mimin, kalau anda masih tidak percaya diri untuk membeli smartphone android bekas sendiri sehabis membaca tips ini, sebaiknya ajak sobat atau kerabat yang lebih mengerti seluk beluk android, biar anda tidak terhindar dari rayuan pedagang nakal.

Sumber http://banggras.blogspot.com

0 Response to "✔ 10 Tips Membeli Smartphone Android Second Berkualitas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel