Pengertian Basil Bacillus Cereus
Bakteri Bacillus cereus
Menurut Dwidjoseputro, (2005) kuman Bacillus cereus merupakan kuman gram nyata berbentuk batang kecil dengan ukuran 0,3-2,2 x 1,2-7,0 mikro meter dan tumbuh secara aerob. Bacillus cereus sanggup menyebabkan keracunan makanan oleh enterotoksin yang terdapat pada makanan ibarat nasi yang telah dimasak tetapi lalu ditaruh ditempat hangat sehingga terjadi sporulasi dan terbentuklah toksin itu. Keracunan makanan alasannya ialah Bacillus cereus mempunyai dua bentuk berbeda, jenis muntah (emetic type) yang berkaitan dengan nasi tercemar, dan jenis diare (diarrheal type) yang berkaitan dengan daging dan saus. Bacillus cereus menghasilkan beberapa enterotoksin, muntah bermanifestasi sebagai mual, muntah kejang otot perut, adakala diare dan sanggup sembuh sendiri, dengan masa penyembuhan yang terjadi dalam 24 jam. Ini dimulai 1-5 jam sehabis makan nasi dan adakala makan mie. Bacillus cereus ialah organisme tanah yang sering mengkontaminasi nasi. Bila sejumlah besar nasi dimasak dan dibiarkan cuek perlahan-lahan, spora bacillus cereus bertunas dan sel vegetatif menghasilkan toksin selama fase log pertumbuhan atau selama sporulasi. Bentuk diare mempunyai masa inkubasi 1-24 jam dan terlihat sebagai diare yang terus menerus disertai nyeri dan kejang perut: jarang terjadi demam dan muntah. Enterotoksin sanggup dihasilkan dalam makanan atau dibuat dalam usus (Jawetz, dkk, 1995).
Adapun penjabaran Bacillus cereus ialah sebagai berikut:
Kingdom : Bacteria
Philum : Fimicutes
Kelas : Bacilli
Ordo : Bacillales
Famili : Bacilaceae
Genus : Bacillus
Species : Bacillus cereus (Breed, dkk, 1957).
Daftar Pustaka:
- Breed R, S, Murray, E, G, D and Smith, N, R. 1957. Bergey's Manual of Determinative bacteriologi. William and wilkins company. USA
- Dwijoseputro. D. 2005. Dasar-dasar mikrobiologi. Djambatan: Jakarta
- Jawetz, Melnick dan Adelberg. 1995. Mikrobiologi Kedokteran edisi 20. Kedokteran EGC: Jakarta
0 Response to "Pengertian Basil Bacillus Cereus"
Posting Komentar