Fenomena Astronomi Awal 2014
Seperti dilansir National Geographic, Tahun 2014 setidaknya ada sekitar lima tragedi astronomi yang akan terjadi mulai dari tanggal 1 Januari sampai 22 Maret 2014.
1. Bulan bertemu Spica
1. Bulan bertemu Spica
Tengah malam pada 12 Januari 2014 kemarin bulan terbit di langit timur dengan dua benda langit lainnya. Dua benda ini akan memancarkan cahaya menyerupai bintang meskipun bekerjsama tidak juga. Dua cahaya ini yang ada di sebelah kiri bulan merupakan Planet Mars, sementara di sebelah kanan bulan ialah bintang Spica. Puncaknya akan terlihat pada Selasa malam di mana bulan akan muncul di bawah duo itu. Hasilnya akan tercipta konjungsi yang cukup menarik dan sayang untuk dilewatkan.
2. Gerhana asteroid
Di pagi buta pada 20 Februari 2014, mereka yang beruntung dapat melihat sebuah garis tipis membentang di langit utara Amerika. Ini merupakan bab dari tragedi langka di mana sebuah asteroid menghalangi cahaya dari bintang Regulus. Kejadian ini diperkirakan akan muncul pada 2:07 pagi waktu EDT. Asteroid dengan nama 163 Erigone akan melintas sempurna di depan cahaya bintang itu sehingga membuat pengaruh gerhana yang tak pernah kita lihat sebelumnya.
3. Siang dan malam seimbang
3. Siang dan malam seimbang
Tepat pada 20 Maret 2014 pukul 4:44 Eastern Time, bumi akan kembali mengalami tragedi langka tahunannya. Pada ketika itu, angin kehidupan yang dibawa demam isu semi akan hadir di belahan bumi utara dan demam isu gugur hadir di belahan bumi bab selatan. Hal itu juga menjadi penanda dari equinox, sebuah tragedi di mana matahari berada sempurna di tengah bumi sehingga pembagian waktu siang dan malam di dua belahan dunia jadi rata. Pada ketika itu, baik utara atau selatan akan sempurna mencicipi 12 jam cahaya matahari dan 12 jam kegelapan malam.
4. Bulan muncul bersama Saturnus
4. Bulan muncul bersama Saturnus
Setelah tengah malam pada Jumat 21 Maret 2014, bulan berwarna perak dan satu-satunya planet bercincin di tata surya kita, Saturnus, akan muncul bersamaan di timur. Keduanya akan terlihat sangat dekat, hanya berjarak dua derajat saja. Tentu saja hal itu hanyalah delusi optik saja alasannya ialah jarak antara keduanya dengan bumi sangatlah jauh. Namun, hal tersebut membuatnya menarik untuk disimak.
5. Neptunus muncul
5. Neptunus muncul
Mereka yang ada di belahan bumi bab selatan dapat menyaksikan kehadiran Neptunus pada malam 22 Maret 2014. Saat itu, sang bola es raksasa tersebut akan muncul sempurna pada ketika bulan purnama sehingga keberadaannya dapat dideteksi dengan teropong. Lokasi Neptunus akan muncul di sekitar Merkurius dengan warna pudar. Bagi yang ingin menyaksikannya dapat memakai teleskop dengan magnifikasi rendah.
Sumber http://biologipedia.blogspot.com





0 Response to "Fenomena Astronomi Awal 2014"
Posting Komentar