iklan

Siafu, Semut Tentara Yang Berbahaya


 pepatah tersebut menggambarkan bahwa semut hidup berkoloni atau berkelompok Siafu, Semut Tentara Yang Berbahaya
Ada gula ada semut, pepatah tersebut menggambarkan bahwa semut hidup berkoloni atau berkelompok. Bicara perihal semut, ada sekelompok semut tentara yang yang terdapat di disebut siafu. Semut ini dikala persediaan masakan untuk koloni mereka menipis, mereka melaksanakan perjalanan mencari makanan. Mereka meninggalkan bukit daerah mereka tinggal dengan membentuk barisan menyerupai tentara melaksanakan konvoi sampai 50 juta semut. 


Kecepatan yang mereka lakukan yaitu 20 meter perjam, dan dikala mereka merayapi rumah, sanggup menyebabkan resiko yang membahayakan. Sementara bagi orang-orang Maassai justru semut siafu ini dimanfaatkan untuk mengusir hama tanaman menyerupai tikus, belalang dan lainnya. Karena dalam barisan semut siafu ini tampak berpengaruh dengan penataan yang teratur, dimana semut yang masih lemah, kecil, bercapit kecil, mereka berjalan di tengah-tengah, sementara semut yang bercapit besar dan berpengaruh berada disamping kanan dan kiri mengawal barisan. 

Siafu ini merupakan satu-satunya serangga di Afrika yang dikabarkan benar menyerang dan memakan manusia, sebab semut siafu ini tidak pilah-pilih makanan. Walaupun semut siafu tidak sanggup melihat (tidak mempunyai mata), namun semut Siafu tidak mengalami kesulitan untuk mendapat mangsa di sekitar mereka sebab mengandalkan sentuhan, bacin dan sinyal kimiawi dari perut semut pimpinan mereka. Mereka juga dikenal untuk menyerang sarang serangga lainnya, tapi tidak pernah menyerang semut siafu lainnya (Bukan Kanibal). 

Mereka tidak mengandalkan sengatan untuk menyerang, melainkan memakai rahang besar dan berpengaruh untuk menusuk dan merobek badan mangsanya. Semut siafu mempunyai efek yang cukup besar pada habitat mereka daripada binatang lain dan mereka harus pindah lokasi secara terpola untuk menemukan daerah makan gres . Selama mengembara, mereka menciptakan sarang sementara yang disebut 'bivouacs' yang dibentuk oleh anggota koloni, daerah mereka berkembang. Setiap kali semut berkerumun atau bermigrasi, mereka membentuk jalan besar untuk pekerja, berbatasan dengan tentara, rahang mereka dilambaikan untuk melindungi koloni dikala bergerak.







Sumber http://d0w3r.blogspot.com/

0 Response to "Siafu, Semut Tentara Yang Berbahaya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel