Makalah Sistem Peredaran Darah Pada Manusia
Apa itu darah ? Sistem peredaran darah merupakan suatu sistem organ yang berfungsi mentransfer zat ke dan dari sel.untuk lebih jelasnya mari kita simak klarifikasi mengenai peredaran darah dalam sebuah makalah sebagai berikut :
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat ALLAH SWT,karena atas berkat dan rahmat-NYA lah, sehingga kami sanggup menuntaskan makalah ini tepat waktu. Dan tak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada guru yang telah membimbing kami dalam menyusun makalah ini.
Selain dari pada itu kami juga ingin mengucapkan teima kasih kepada teman-teman sekalian yang telah memberi kami support, dan dan banyak pandangan gres dan motivasi-motivasi yang sangat bermanfaat bagi terwujutnya makalah ini.
Tegal, Februari 2019
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGATAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
B.Tujuan
1.Tujuan Umum
2.Tujuan Khusus
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian
B. Fungsi Darah
C .Sel Darah
D.Mekanisme Pengumpulan Darah
E.Kelainan / Gangguan Pada Sistem Peradaran
F.Pembuluh Darah
G.Peredaran Darah Manusia
H.Cara Untuk Menjaga Kelancaran Sirkuasi Darah
BAB III PENUTUP
A.Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Sistem peredaran darah ialah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis). Ada tiga jenis sistem peredaran darah: tanpa sistem peredaran darah, sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup.
Darah ialah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri.
Dalam hidupnya, organisme memerlukan masakan dan oksigen untuk melangsungkan metabolisme. Proses metabolisme, selain menghasilkan zat-zat yang mempunyai kegunaan juga menghasilkan sampah (zat sisa) yang harus dikeluarkan dari tubuh. Bahan-bahan yang diharapkan tubuh ibarat makanan,oksigen, hasil metabolisme dan sisanya diangkut dan diedarkan didalama tubuh melalui sistem peredaran darah. Hasil pencernaan masakan dan oksigen diangkut dan diedarkan oleh darah keseluruh jaringan tubuh, sementara sisa-sisa metabolisme diangkut oleh darah dari seluruh jaringan tubuh menuju organ-organ pembuangan.
B.TUJUAN
1.Tujuan Umum
• Untuk memperlihatkan citra yang terang wacana system peredaran darah
2. Tujuan Khusus
• Untuk mengetahui pengertian
• Untuk mengetetahui fungsi na ,dll
BAB II
PEMBAHASAN
A.PENGERTIAN
Sistem peredaran darah ialah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis). Ada tiga jenis sistem peredaran darah: tanpa sistem peredaran darah, sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup.
sistem peredaran darah,yang merupakan juga cuilan dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk.Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh. Pertama, darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan (lihat respirasi). Kedua, yang diangkut dari nutrisi yang berasal pencernaan ibarat lemak, gula dan protein dari susukan pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengkonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan.
Darah ialah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Istilah medis yang berkaitan dengan darah diawali dengan kata hemo- atau hemato- yang berasal dari bahasa Yunani haima yang berarti darah.
Darah ialah jaringan terspesialisasi yang meliputi cairan kekuningan atau plasma darah yang didalam nya terkandung sel-sel darah. Sel-sel darah terdiri dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit ) dan keping darah (trombosit).
B.FUNGSI DARAH
Darah mempunyai fungsi sebagai berikut :
1. Mengedarkan sari masakan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah
2. Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah, karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru, urea dikeluarkan melalui ginjal
3. Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh plasma darah.
4. Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah
5. Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh sel darah putih
6. Menutup luka yang dilakuakn oleh keping-keping darah
7. Menjaga kestabilan suhu tubuh.
C.SEL – SEL DARAH
Sel – sel darah ialah sel darah yang hidup , sel – sel darah yang tidak tebelah melaikan pribadi diganti oleh sel – sel gres dari sum – sum tulang belakang.
Ada tiga macam sel-sel darah yaitu :
1. Eritrosit (Sel darah merah)
Eritrosit berbentuk pipih dengan garis tengah 7,5cm, eritrosit cekung dibagian tengahnya (bikonkaf) dan tidak berinti. (Istamar syamsuri,dkk.2006).Warna eritrosit tergantung pada hemoglobin. Hemoglobin berfungsi mengikat oksigen (O2), bila hemoglobin mengikat O2, maka eritrosit akan berwarna merah, bila O2 telah di lepaskan maka warnanya menjadi merah kebiruan. Proses Pembentukan eritrosit di sebut eritropoiesis.
Sel yang sanggup membentuk eritrosit ialah hemositoblas (sel batang mieloid) yang bisa berubah menjadi banyak sekali sel dara. Dalam keadaan normal, eritrosit bertahan selama rata-rata 120 hari. Saat sel menua, membran sel ringkih dan pecah. Eritrosit bau tanah dimusnahkan diorgan limpa (lien) dan hati.
Jumlah Eritrosit bervariasi, tergantung jenis kelamin, usia dan ketinggian daerah tinggal seseorang. Konsentrasi eritrosit pada pria normal ialah : 5,1-5,8 juta permililiter kubik darah, dan pada perempuan normal 4,3-5,2 juta permililieter kubik darah.
2. Leukosit ( sel darah Putih)
Terdapat enam jenis leukosit dalam darah yaitu neutrofil, eosinofil, basofil monosit, limfosit dan sel plasma. Neotrofil, eosinofil, dan basofil mempunyai granula-granula sehingga sering disebut granulosit. Sedangkan limfosit dan monosit di sebut agranulasit (tidak bergranula).Bahan-bahan yang di perlukan untuk membentuk leukosit ialah uitamin dan asam amino ibarat hal nya sel-sel lainnya.
Orang remaja mempunyai sekitar 4.800-10.800 leukosit permililiter kubik darah, terdiri dari 62% neutrofil, 2.3% eosinofil, 0,4 % basofil, 5,3 % monosit, dan 30 % limfosit. Masa hidup leukosit berbeda-beda, granulosit sekitar 12 jam, monosit sulit dinilai lantaran selalu mengembara, tetapi diduga selama beberapa ahad atau bulan, limsofit umumnya bertahun selama 100-300 hari.
D.MEKANISME PENGUMPULAN DARAH
Pembekuan darah terjadi dalam tiga tahap yaitu :
Jaringan luka papar ke darah, trombosit akan melekat ke kologen jaringan dan mengeluarkan zat-zat yang menciptakan trombosit saling berdekatan dan menempel.
Trombosit akan membentuk sumbat yang memberi pinjaman darurat sehingga terjadi kehilangan darah.
Pembentukan benang-benang fibrin.
Faktor penggumpalan darah dari trombosit bercampur dengan faktor penggumpalan darah dari plasma darah.
Tronbin akan mengkatalisis perubahan pibrinogan menjadi benang-benang fibrin.
E.KELAINAN / GANGGUAN PADA SISTEM PEREDARAN DARAH
Hemofilia: penyakit keturunan dimana darah sukar membeku
Anemia: penyakit kekurangan darah yang mungkin disebabkan oleh Hb yang kurang mengandung zat besi (Fe), sanggup juga lantaran kekurangan air sel darah merah
Eritroblastosis fetalis: kerusakan sel darah pada bayi yang gres lahir akhir kemasukan aglutinin dari luar.
Leukimia: penyakit yang disebabkan penambahan leukosit yang tidak terkendali.
Trombus/embolus: disebabkan adanya gumpalan darah pada nadi tajuk atau arteri koronaria.
Sklerosis: penyakit lantaran pengerasan pembuluh darah (ada dua macam, yaitu aterosklerosis yang disebabkan endapan lemak dan Arteriosklerosis yang disebabkan oleh endapan zat kapur).
Varises: pelebaran pembuluh balik pada kaki.
F.PEMBULUH DARH
Pada kala ke 17 spesialis fisiologi dari inggris, ya’ni William Harvey (1578 – 1657), dari hasil percobaannya dan banyak sekali percobaan hebat lain ditemukanlah pembuluh balik (vena).
a.pembuluh nadi ( arteri )
Pembuluh nadi ialah pembuluh yang membawah darah dari jantung dan umumnya mengandung banyak oksigen.
Pada ketika jantung berkontraksi (sisto) darah akan keluar dari bilik menuju pembuluh nadi.
Pembuluh ini tebal, elastis, dan mempunyai sebuah kutup (Valvula semilunris) yang berada terdapat diluar jantung.
Ada dua pembuluh nadi yang dilewati darah yaitu :
1.Pembuluh nadi besar (aorta).Aorta ialah pembuluh yang dilewati darah dari bilik kiri jantung menuju keseluruh tubuh.
2.Pembuluh nadi paru-paru (arteri palmonalis).Pembuluh nadi paru-paru ialah pembuluh yang dilewati darah dari bilik kanan menuju paru-paru (pulmo).
b.pembuluh balik ( vena )
Pembuluh balik ialah pembuluh yang membawa darah kembali ke jantung, yang umumnya mengandung karbondioksida.Pada ketika jantung berelaksasi (Diastol), darah dari tubuh dan paru-paru akan masuk ke jantung melalalui vena.Vena diselubungi oleh otot rangka dan mempunyai sebuah katup yaitu Valvula Semilunaris.
Pembuluh balik yang masuk ke jantung ialah sebagai berikut :
1.Vena Kava
Vena kava bercabang-cabang menjadi pembulu yang lebih kecil yaitu vena. Ada dua macam vena kava, yaitu vena kava superior dan vena kava inferior.
2. Vena kava superior
Vena ini membawa darah yang mengandung CO2 dari cuilan atas tubuh ( kepala, leher, keserambi kanan jantung.
3. Vena kava inferior
Vena ini membawa darah yang mengandung CO2 dari cuilan tubuh lainnya dan anggota tubuh bawah tubuh keserambi kanan jantung.
G. PEREDARAN DARAH MANUSIA
Ada dua macam peredaran darah dalam tubuh insan yaitu :
1. Peredaran darah kecil.
Adalah peredaran darah dibilik kanan jantung menuju paru-paru melewati arteri pulmonalis dan kembali ke serambi kiri jantung melewati vena pulmonalis.
2. Peredaran darah besar
Adalah peredaran darah dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh melalui aorta dan kesannya kembali ke serambi kanan jantung melalui vena kava.
Oleh lantaran pada insan terdapat kedua macam peredaran darah tersebut, maka insan di katakan mempunyai peredaran darah ganda
Sistem peredaran darah tertutup dan peredaran darah ganda
Dalam keadaan normal darah ada didalam pembuluh darah, ujung arteri bersambung dengan kapiler darah dan kapiler darah bertemu dengan vena terkecil (venula) sehingga darah tetap mengalir dalam pembuluh darah walaupun terjadi pertukaran zat, hal ini disebut sistem peredaran darah tertutup.
Peredaran darah ganda pada manusia, terdiri peredaran darah kecil (jantung –paru-paru – kembali ke jantung) dan peredaran darah besar (jantung – seluruh tubuh dan kembali ke jantung). Peredaran ini melewati jantung sebanyak 2 kali.
Baca Juga : Makalah Jamur ( Fungi )
H.CARA UNTUK MENJAGA KELANCARAN SIRKULASI DARAH
1. Konsumsi tambahan yang bisa melancarkan sirkulasi darah salah satunya ace maxs
Selagi berupaya menyeimbangkan teladan hidup, tubuh membutuhkan tambahan yang sanggup membantu menunjang kelancaran sirkulasi darah. Yang tergolong kondusif ialah tambahan herbal, lantaran mengandung bahan-bahan dari alam.
2. Hindari rokok, minuman keras dan polusi
Rokok mengandung begitu banyak materi kimia berbahaya. Merokok 4 batang per hari saja bisa meningkatkan resiko serangan jantung hingga 50%. Asap pembakaran dari kendaraan bermotor juga berperan dalam menghambat kelancaran aliran darah.
3. Terapkan teladan masakan sehat
Kebiasaan menyantap masakan berlemak sanggup menyebabk tubuh menimbun kolesterol dan memicu aterosklerosis. Hindari masakan tinggi lemak trans dan lemak jenuh. Tingkatkan asupan masakan berserat, sayuran dan buah-buahan.
4. Kelola stres
Terbukti, stres erat kaitannya dengan penyakit kardiovaskular, gangguan tidur, serta sakit sistem otot. Pada sebuah studi di Universitas Milan yang dimuat pada jurnal Hypertension, penderita stres banyak mengalami ketidakteraturan denyut jantung, serupa dengan yang dialami pasien hipertensi dan penyakit kardiovaskular lainnya.
5. Jaga berat tubuh ideal
Orang yang kegemukan beresiko tinggi mengalami gangguan sirkulasi darah. Banyak kondisi medis telah dihubungkan dengan kegemukan, termasuk diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke serta beberapa jenis kanker.
6. Berolahraga rutin
Mulailah dengan berolahraga selama 30 menit secar rutin setiap hari, minimal tiga hingga empat kali seminggu. Bertahap, tingkatkan frekwensi. Yang ringan, contohnya berjalan kaki, sudah cukup untuk menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah.
BAB III
PENUTUP
A.KESIMPULAN
Sistem peredaran darah ialah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis). Ada tiga jenis sistem peredaran darah: tanpa sistem peredaran darah, sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup.
Darah mempunyai fungsi sebagai berikut :
1. Mengedarkan sari masakan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah
2. Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah, karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru, urea dikeluarkan melalui ginjal
3. Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh plasma darah.
4. Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah
5. Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh sel darah putih
6. Menutup luka yang dilakuakn oleh keping-keping darah
7. Menjaga kestabilan suhu tubuh.
B.SARAN
Makalah ini sangat jauh dari kesempurnaan , maka dari itu kami dari penyusun makalah ini sangat mengharapkan kritik , saran ,dan masukan dari pembaca dan dosen pebimbing biar makalah ini jadi lebih sempurna.
DAFTAR PUSTAKA
1. Ahmad A. K.Muda . (1995).kamus lengkap kedokteran .penerbit Citas Media pers surabaya
2. Anna Pujiadi (1994),Dasar – Dasar biokimia . penerbit Universitas Indonesia , Jakarta .
3. Averdi Roezim Dr, (1993).Buku pelajaran THT . penerbit Gramedia , Jakarta .
4. Daniel S .Wibowo ,Dr,(1986).Anatomi Susunan Saraf.Alumni.Bandung.
5. Dorland ,(1994).Kamus Kedoktern .Edisi 26. Penerbit buku kedokteran EGC , Jakarta.
6. Evelen Bruce ,D . (19994) .The Body Of Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis .penerbit
PT Gramedia , Jakarta.
7. Gery A. Thibodeau , Ph .D .(1987) .Anatomi and Physiology .Times Minor Mosby , St .
Louis.
8. Nubai Iskandar Dr. H . (1991) . Segi Mudah THT . Bina Rupa Aksara , Jakarta .
9. Syaifuddin , Drs . H . (2002) .Struktur & Komponen Tubuh Manusia . Penerbit Buku.
Sumber http://sekolahmaning.blogspot.com
0 Response to "Makalah Sistem Peredaran Darah Pada Manusia"
Posting Komentar